Posted on February 20, 2008 by Sartini
debur debur ombak dilautan.
seganas apapun kau
pasti kan luluh dipelukan pantai.
menjadi lembut membelai mesra kaki nelayan.dan ketika kutemukan pantaiku.
mendaratlah aku disurga,
begitu tenang begitu damai.
kini
ketika ku tengok matamu.
seribu bintang tiadalah berarti.
begitu tenang begitu damai.
kasih, kau tengoklah disini.
gelombang cinta yang tak akan pernah padam
kujanjikan padamu.
dan tanpa basai basi aku ucapkan.
aku semakin cinta.
Mutsalats, Nasr city
Filed under: Abiya, Poems | Leave a Comment »
Posted on February 20, 2008 by Sartini
Ketika ku ingat Engkau
gemuruh didada seakan tak terkendali
ada rasa seperti duka
……… tapi bukan
ketika ku ingat Engkau
air mata seakan mau runtuh
ada rasa seperti duka
……… tapi bukan
tanpaMu
semua terasa hambar
hampaDan Dihadapan-Mu
aku menggigil
Ketika kuucap cinta
Kudengar ribuan tawa
…. koor cemohan dari alpaku
yang kutumpuk hingga aku sendiri lupa
ntah berapa.
dalam hati tak ada dua cinta
….. itu yang pernah kutahu
dan slalu kuingat
pasti ..
Madinat [...]
Filed under: Abiya, Poems | Leave a Comment »